Monday, 18 April 2011

Kerja Profesional atau Kerjasama Tim Profesional

Semua orang pernah berkerja dalam sebuah tim. Baik saya, anda, dan kita semua. Namun bagaimana yang dikatakan kerja sama yang ideal. Dan apa pula itu kerja sama yang profesional. Sering kesalahan dalam mempersepsikan sesuatu menyebabkan banyak orang salah dalam mengambil tindakan. Cukup sering sebuah organisasi  ataupun sebuah perusahaan itu mengalami kerugian akibat adanya lubang yang tidak tertutupi oleh pagawai ataupun pengurusnya. Masing-masing pegawai juga berdalih mereka sudah melakukang tugas masing-masing. Masing-masing beralasan bahwa ini merupakan Kerja profesional, hingga masing-masing cukup menyelesaikan tugas sendiri tanpa perlu memikirkan apa yang dilakukan orang lain dan apakah tugas tersebut adaah beban berat baginya atau bukan.

Lantas apakah yang bagaimana yang disebut dengan kerja profesional. Apakah masing-masing berkerja dan menyelesaikan tugas  masing-masing namun tujuan dari tim atau organisasi ataupun perusahaan tidak tercapai. Atau kejasama yang profesional dimana semua pihak bahu membahu dalam menyukseskan agenda bersama. meraih sebuah gol akhir yang ingin dicapai, dan menikmati keberhasilan secara bersama-sama. Tentu pilihan kedua menjadi pilihan terbaik yang semestinya dipilih. Walau kadang-kadang banyak juga yang memilih nomor satu karena berpendapat demikian. Namun yang memilih nomor satu jarang memikirkan akibat yang akan muncul. Tidak memperhatikan akibat yang harus dilalui bersama. Dan ketika gol yang di capai tidak sesuai target bahkan mengalami kerugian baik materil maupun immateril harus ditanggung oleh seluruh orang dalam kelompok. Orang yang cenderung memilih pilihan pertama cenderung egois dan memikirkan diri sendiri.

Sebuah tim yang baik adalah tim yang memiliki gol atau tujuan bersama yang akan dicapai dan setiap individu yang menjadi bagian dari tim akan berkerja bahu membahu untuk mencapai target bersama dan menyukseskan tim. Bukan terdiri dari individu yang ingin dikenal atau menjadi pahlawan sendiri. Kesuksesan kita dan kesuksesan lembaga atau perusahaan dimana kita berada di dalamnya bukan tergantung dari siapa memegang posisi apa, namun siapa dengan peran apa yang dia ambil.

Sebagai sebuah analogi mari kita mencermati sebuah hal yang dekat dengan kita. yakni tim dalam olahraga sepak bola. Untuk menilai kesuksesan dari kerjasama tim yang profesional mungkin bisa kita pelajari dari olahraga ini. Sebuah tim sepak bola terdiri dari sebelas orang pemain inti, beberapa orang pemain cadangan, pelatih, asisten pelatih, manager, presiden atau ketua club, dan pemilik dari club sepakbola.

Setiap pemain sepak bola memiliki tugas masing serta peran masing-masing. Demikian juga wilayah permainan dari masing-masing berdasarkan tugas dan peran yang diambil. Seorang bek atau defender bertugas mengamankan wilayah pertahanan yang sering di sebut dengan garis tiga. demikian juga dengan gelandang, dia berperan mengamankan lapangan tengah. dan di depan ada penyerang yang bertugas membongkar pertahanan lawan.

Dalam sepakbola tiap pelatih menggunakan strategi dengan menempatkan beberapa pemain untuk mengisi pos-pos tertentu. bisa di bayangkan jika kerja profesionak mereka adalah mengambil dan menyelesaikan tugas masing-masing, maka setiap pemain yang mendapat kan bola akan memainkannya di wilayah masing-masing. dalam kondisi seperti ini kerja sama tim akan rusak dan gol yang menjadi tujuan bersama sangat sulit tercapai.

adapun yang menarik dari sepakbola adalah kesadaran setiap individu yang berada dalam tim adalah bagian dari tim. Lalu ada sebuah sikap dimana masing-masing memainkan peran atas tugas dan posisi yang dia tempati. setiap defender mempertahankan bola agar tidak  sampai penyerang lawan membobol gawang yang dijaga seorang kiper. Tiap defender berusaha agar kiper tidak lelah dalam menangkap bola meski mereka sendiri kelelahan. Dan kiperpun akan merasa bersalah jika dia tidak dapat mengamankan gawang dan sering kiper mengalami depresi karena rasa bersalah menjadi penyebab kekalahan karena tidak bisa mengamankan gawang dengan baik.

Demikian juga dengan gelandang. Penguasa lapangan tengah ini memiliki peran yang yang sangat vital. Dimana ada yang menjadi gelandang bertahan dan gelandang serang. Dan itulah peran yang mereka ambil sebagai gelandang. Gelandang serang akan naik membantu serangan meninggalkan lapangan tengah yang menjadi tugasnya. Namun ketika bola terlebas maka dengan cepat ia akan kembali keposisinya semula. Demikian juga dengan gelandang bertahan. Ketika sedang di gempur oleh lawan maka ia akan ikut berjibaku mengamankan gawang bersama defender dan ketika kemellut usai dan tim mulai membangun serangan maka ia akan kembali fokus mengamankan tengah lapangan karena masing-masing sadar akan tugas dan peran di tim. Ada sebuah kesadaran dari gelandang bertahan mereka harus segera kembali ke lapangan tengah agar para gelandang serang bisa membantu striker di garis depan. Terkadang juga karena jeli melihat peluang seorang defender tidak ragu melakukan overlap dan mencetak gol. Dia tidak khawatir meninggalkan posnya karena akan ada seorang gelandang bertahan yang akan mengisi lubang yang ia tinggalkan. Dan ketika kehilangan peluang biasanya sang defender akan berlari sekuat tenaga kembali kepada posisinya, meski ia tahu akan ada seorang gelandang bertahan yang menggantikan perannya di pos tersebut saat dia mengambil peran yang lainnya. Dan sungguh sebuah keja tim profesional. Semua kelihatan bahu-membahu.

Demikian juga idealnya kita dalam berkerjasama di posisi manapun dan tugas apapun dengan tujuan bersama yang ingin kita capai. Setiap bagian dari tim harus sadar akan posisinya di mana dan juga memiliki pengertian dan pemikiran yang matang terhadap peran yang diambil. Sebuah kerja sama yang indah ketika semua bagian dari tim saling mengisi dan tidak saling meyalahkan atas berbagai kekurangan dan kesalahan yang terjadi. Namun nasehatilah agar dia tidak mengulangi perbuatan yang salah dan mari saling mengisi. Dengan begitu sebuah kerjasama profesional akan terbentuk. Dan inilah esensi dari apa yang dalam islam dikatakan sebagai amal jama'i. Kerja-kerja jama'ah. dan mari kita menentukan peran yang akan kita ambil.

No comments:

Post a Comment