Monday, 3 September 2012

Belajar Memotivasi Diri Dari Seorang Teman

Baiklah , ini bukan soal ghibah tapi soal ibrah. Yakni tentang bagaimana menjadi orang yang tidak kelihangan semangat. Orang yang mampu memotivasi diri. Sebenarnya alasan untuk memotivasi diri sangat sederhana, yakni temukan cara apa yang membuatmu termotivasi.

Sebelum saya jauh menceritakan kisah apik unik teman saya, saya ingin menuliskan begini, jika bisa disebut sebagai pendapat. Kadang kebuntuan pikiran tidak menemukan alasan untuk terus berkerjalah yang membuat kita memilih menyerah. Adalah penting untuk menemukan hal yang membangkitkan gairah kita untuk sukses. Sebagaian orang termotivasi karena kondisi sulit. Sebagaian orang lainya termotivasi karena tantangan, sebagian lainya karena rasa iri terhadap kesuksesan orang lain dalam arti positif, yakni menjadi cambuk bahwa ia juga harus sukses. Alasan itulah yang terkadang sulit untuk ditemukan.

Kadang kita tidak sadar begitu dekat dengan sukses, namun kita tidak melihatnya, tidak dapat menjangkaunya. Penyebabnya sangat sederhana, kadang sering pikiran kita berada disini, pada tempat seharusnya, sedangkan kesuksesan ada dibalik kabut pekat yang menyelimuti pikiran kita. Yang dibutuhkan adalah keyakinan, yang dibutuhkan adalah keberanian untuk melewati kabut dan meraih sukses.

Kembali ke cerita unik teman saya, tentang bagaimana ia memotivasi dirinya, dan seberapa simpel penyebab motivasi itu selalu ada, hingga ia menjadi orang yang energik.

Teman saya adalah perkerja keras, dia berkerja di percetakan. Di juga kuliah di sebuah kampus, dan bercita-cita menjadi dosen, serta pedagang. Ia melihat ada prospek yang bagus dari berdagang, yakni mendistribusikan sayur ke pengecer. Kerenkan cita-cita dia. Dosen dan pedagang.

Dia orangnya sangat bersemangat. Apakah yang membuat dia bersemangat. Ternyata sangat sederhana, dia menemukan hal yang paling sederhana, namun saya lihat menjadi energi luar biasa bagi kehidupannya. 

Setiap menonton film, ketika nama salah satu dari kru film yang biasa dinampakkan ketika film usai, dan nama orang tersebut sama, atau ada bagian yang sama dengan namanya, maka ia selalu mengatakan ternyata nama saya sama seperti nama sutradara film itu, dan dia sudah sukses, memang nama seperti nama saya adalah nama orang sukses, makanya dia sangat yakin akan sukses, dan untuk mewujudkan itu ia akan berkerja keras. “banyak orang sukses dengan nama seperti nama saya, minimal bagian namanya orang sukses tersebut sama dengan nama saya, artinya nama saya adalah nama untuk orang sukses, makanya saya akan sukses” begitu kata yang keluar dari mulutnya. Kata-kata itu mengalir penuh aura semangat.

Tidak hanya pada film, ketika membaca buku, Koran, mendengar music dan menemukan ada nama orang sama dengan nama dia maka ia akan membandingkan dengan dirinya yang juga akan sukses seperti orang tersebut. Alasan yang cukup sederhana memang, namun membuat ia terus berkerja, membuat ia terus memiliki energy untuk sukses, untuk mewujudkan mimpinya. Energi yang lebih hebat dari dari energy laiinya, yang mampu menjadi sumber tenaga baginya untuk mencapai sukses yang ia citakan. Step by step katanya.

Itu cerita saya tentang seorang teman saya, apa cerita anda, temukan secercah bahan bakar yang membuat anda terus bersemangat.

2 comments: