Monday, 21 July 2014

HAMAS Teroris Bagi Israel

Penulis hendak memulai tulisan ini dengan sebuah pertanyaan "apakah anda menyetujui HAMAS dikatakan teroris ?". Lalu bagaimana anda memandang Israel. Tentu kita harus mencoba objektif melihat keduanya.

Ada sebuah teori yang mengatakan seperti ini " Teroris bagi sebuah pihak, bisa jadi ia gerakan perlawanan bagi pihak lainnya. Lalu mari kita melihat posisi dari masing-masing pihak tersebut. Setelah itu baru kita bisa mengambil sikap, mana pihak yang kita patut katakan sebagai teroris.

Pertama mari kita lihat siapa Itu Israel. Israel adalah negara yang muncul pada tahun 1924. Awal mulanya hanya pemukiman yang ditempatkan untuk orang yahudi. Pemukiman itu dibangun di atas tanah Negara Palestina.

Wilayah tersebut ditempati oleh yahudi dari seluruh dunia. Alasannya adalah mereka butuh tempat yang independen, karena di banyak negara keberadaan mereka di tolak. Akhirnya disepakati tanah Palestina secara internasional atas tawaran Inggris.

Menurut teori konspirasi yang beredar, Yahudi sebenarnya melalui gerakan Zionisme Internasional. Kabarnya mereka juga melobih para khalifah di kekaisaran Turky Ustmani. Namun lobi ini hampir tidak pernah berhasil. Ini menunda pemukiman yahudi dalam waktu yang lama. Baru setelah kekhalifahan runtuh pemukiman yahudi bisa di wujudkan.

Pemukiman inilah yang menjadi cikal-bakal dari negara Israel. Negara ini berasal dari perluasan terhadap pemukiman yahudi. Perluasan ini dilakukan dengan paksa. Terjadi pengusiran dan penghilangan hak untuk tinggal terhadap warga asli Palestina. Hal ini menjadikan banyak warga Palestina menjadi pengungsi. Pengungsi yang tersebar di lebanon, syiria dan belahan dunia lainnya.

Jauh sebelum itu negara yahudi tidak pernah ada. Israel tidak pernah ada. Israel bukan negara yang merdeka dari penjajahan. Israel bukan negara yang berasal dari entitas lokal yang memang eksis lalu mendirikan negara. Israel adalah negara yang terbentuk dari invansi yang dilakukan oleh orang yahudi.

Memang harus di akui jika ada orang yahudi yang tidak senang dengan pembantaian Israel di palestina. Namun jika ada siapapun yang tinggal dan menetap sebagai Israel, maka ia menetap sebagai bagian dari bangsa pelaku invansi. Mencaplok rumah dan tanah Palestina untuk membangun rumah dan mengklaim sebagai tanah Israel. Itulah Israel.

HAMAS

HAMAS siapakah mereka. Mereka adalah teroris. Tentu saja ini versi israel. Demikian juga dengan negara-negara yang dibawah kontrol Israel. Dengan kata lain ada banyak negara yang kelihatan mendukung Israel, lalu coba sama-sama memberi cap teroris terhadap HAMAS.

HAMAS memang memberikan teror terhadap Israel. Hal ini karena HAMAS memiliki sayap militer bernama Izuddin Al Qassam. Sayap militer ini rutin mengirim paket roket ke Israel. Selain melakukan penyerangan roket ke Israel, mereka juga menembaki tentara Israel.

Alasan pasukan Al Qasam menembakkan roket adalah karena israel terus menjarah tanah milik  Palestina untuk di jadikan pemukiman Israel. Mereka juga menembak tentara Israel yang cukup gencar menangkap dan menembak warga Palestina. Bahkan yang mereka tembaki wanita dan anak-anak yang dalam aturan perang harus di lindungi pertamakali.

HAMAS sebenarnya adalah partai politik. Termasuk partai pemenang pemilu yang menjadikan Ismail Haniyah sebagai Perdana Menteri Palestina. HAMAS menang dalam pemilu legislatif.

Bagi Rakyat Palestina, HAMAS adalah simbol perlawanan. Orang yang membela tiap hasta tanah Palestina yang direbut oleh Israel. Izuddin Al Qassam adalah kebanggaan. Sebagai bukti bahwa orang Palestina tidak mau di jajah.

Jika tiap manusia memiliki Hak, dan di akui dalam sebuah konvensi internasional tentang Hak Asasi Manusia (Human Right). Maka tentu timbul pertanyaan tentang apa hak Israel terhadap apa yang seharusnya adalah hak orang Palestina.

Berlandaskan hak-hak warga Palestina, maka HAMAS adalah pembela atas hak asai manusia. Hak untuk hidup merdeka. Maka dari sudut ini saya harus mengatakan HAMAS adalah pahlawan. Partai politik merangkap gerakan perlawanan, merangkap gerakan pembebasan.

Dari analisa diatas, maka saya setuju Israel adalah institusi  penebar teror di Palestina.

No comments:

Post a Comment