Saturday, 6 December 2014

Orang Serius Ibarat Mobil Balab dan Tidak Serius itu Mobil Butu

Mobil balab dan Mobil Butut.  Semua orang tahu letak perbedaanya. Sangat Mencolok. Namun disini kita coba menganalogikan kedua mobil ini. Untuk orang yang serius dengan tidak.

Orang serius itu ibarat mobil balab. Mobil ini memiliki dapur pacu yang kuat. Memiliki akselerasi yang tinggi. Kecepatan mobil balab bersaing dan diatas rata-rata. Bahan bakar khusus, tidak asal masuk.

Begitulah orang yang maju. Orang yang berfikiran serius. Akan terus bergerak. Dapur pacu (otak) orang yang serius terus berkerja menghasilkan ide. Bergerak cepat dan terus mempercepat geraknya guna mencapai tujuan. Orang serius akan terus menyuplai dirinya dengan asupan pengetahuan yang mendukung geraknya.

Orang tidak serius itu, katakan saja dia mobil butut. Dapur pacu lemah. Akselerasi buruk. Kecepatan standar, jika tidak buruk.

Orang yang tidak serius selo hidupnya. Jarang berinisiatif, dan lambat geraknya. Bahkan untuk menjalankan ide sulit, belum lagi diminta berfikir kreatif.

Alaminya mobil balab akan meninggalkan mobil butut. Alami juga mobil butut akan tertinggal. Ini adalah hukum alam.

Mobil balab terus dimodifikasi. Ini membuat tampilannya makin modern dan makin gesit guna mencapai kesempurnaan. Seperti orang serius yang terus bergerak maju seiring perubahan zaman dan juga kebutuhan zaman. Menerima hal baru kearah yang lebih positif.

Mobil butut, biasanya ada karena berpuas diri. Tidak dimodifikasi dan tampilannya sama atau makin buruk mulai sejak dibuat hingga saat ini. Seperti orang yang menolak bergerak. Orang yang tidak mau menerima pikiran baru yang positif, serta mengira dirinya adalah yang paling sesuatu.

Dalam perlombaan atau pun sebuat tim yang bergerak bersama. Mobil butut tidak bisa memimpin dan akan selalu ketinggalan. Jika dibiarkan didepan akan menghambat, dibelakang tidak sanggup mengimbangi.

Demikianlah ibarat orang. Orang yang tidak serius sering jadi batu penghalang bagi orang serius. Ketika orang tidak serius dibiarkan mempimpin. Orang berpotensi maju juga akan ketinggalan. Namun jika dipinpim orang maju, ia akan tetap tertinggal.

Potensi sama

Sebenarnya semua mobil memiliki potensi yang sama. Apakah akan jadi mobil butut atau mobil balap. Ini adalah berbicara tentang pilihan. Sama seperti manusia, juga bisa seperti mobil balap atau butut.

Berbicara pilihan, maka setiap orang berpotensi sama. Serius atau tidak. Tergantung pribadi memilih yang bagaimana. Sama seperti mobil tadi.

Mobil butut dimodifikasi bisa jadi mobil balab. Demikian juga mobil balab yang dibiarkan akan menjadi mobil butut. Manusia bisa serius, bisa tidak serius. Faktor penentunya adalah kemauan.

Jika mau serius, bisa jadi hebat. Jika dibiarkan, terlena, akan melemahkan. Karakter mengenai jadi orang serius atau tidak, bukanlah suatu yang bersifat permanen pada seseorang. Ini bisa diubah sesuai dengan keinginan.

Pertanyaan mendasar ialah mau jadi seperti apa. Apakah melatih dan membiasakan diri untuk serius hingga selamanya akan begitu. Atau membiarkan diri tidak serius hingga ini jadi permasalahan menahun

Mana yang hendak dipermanenkan. Mau orang seperti apa kelak. Jawabnya ada pada diri kita sendiri.

No comments:

Post a Comment