Friday, 27 May 2016

Berislamnya Wanita Amerika Setelah Merasakan Indahnya Islam di Aceh

Emma Wei atau Annisa Humaira
Senang, takjub, bangga. Itulah yang terlintas dalam benak, ketika memperoleh Informasi keislaman Emma Way atau sekarang yang memiliki nama muslim Annisa Humaira. 

Berita islamnya seseorang adalah kabar bahagia bagi kita muslim. Artinya ada satu orang lagi yang menerima dakwah islam. Ada satu orang lagi yang memilih kalangan kebenaran.

Tentu saja orang berislam berarti telah menerima islam sebagai jalan hidup. Dengan kata lain menerima kebenaran islam sebagai suatu yang absolute.

Namun demikian bukanlah sisi tadi yang hendak kita bahas. Melainkan jalan dari Annisa memperoleh hidayahnya. Jalan hatinya terbaik dan menerima islam sungguh menakjubkan.

Bagaimana tidak, Annisa tertarik dengan islam karena pribadi dari setiap muslim. Karena pergaulannya dengan muslim di Banda Aceh, lalu dia menerima islam sebagai agama yang dianutnya sekarang.

Hal tersebut tercermin dari komentar Annisa terhadap keislaman dirinya yang di muat oleh harian Serambi Indonesia. Berikut saya kutip pernyataannya.

"Muslim-muslim di sini sangat menghargai saya, meski mereka tahu saya seorang nonmuslim. Bahkan saya selalu diajak bicara dan membantu apa saja yang menjadi kendala yang saya temui,"  kata Emma Wei yang berganti nama Annisa Humaira, kepada Serambinews.com.

Keagungan sikap, atau kebaikan menjadi dakwah itu sendiri. Tanpa harus melakukan debat, memberi ceramah agama pun ternyata bisa menjadi pintu hidayah. 

Tentu sangat cocok jika kita simpulkan demikian, bahwa Emma menerima dakwah yang dilakukan secara tidak langsung oleh orang disekitarnya. Atau bahkan orang disekitarnya tidak sadar bahwa sikap mereka yang menunjukan bagaimana biasanya seorang muslim dalam berhablum minannas, telah menjadi suatu dakwah itu sendiri.

Hal tersebut juga tercermin dari bagai mana Annisa mengungkapkan kagumnya pada kepribadian seorang muslim."Hal yang paling membuat saya kagum, mereka selalu shalat tepat waktu dan selalu mengucapkan salam saat bertemu sesama muslim," ungkap Annisa.

Pelajaran berharga ketika kita sebagai muslim melakukan sebagai mana seharusnya muslim, dan ini menjadi jalan orang bersikap terhadap islam. Dalam kasus Emma, sampai ia mendapat hidayah dan masuk islam.

Pelajaran berharga, ketika seorang dari Amerika, yang kita tahu mayoritas orang amerika tidak terlalu baik dalam memandang islam, akhirnya bisa masuk islam setelah satu tahun bergaul atau hidup di lingkungan orang islam.

Maka sudah seharusnya, kita sebagai muslim mengedepankan keagungan akhlak dan moral. Bukan malah saling berpecah belah karena perbedaan. Apa lagi sampai saling memusuhi dan tidak menghormati antara satu sama lain.

Akhirnya selamat datang saudari seiman Annisa Humaira. Sungguh banyak pelajaran yang bisa diperoleh dari keislamanmu.

No comments:

Post a Comment