Thursday, 13 April 2017

Masa Sulit Lahirkan Pemimpin Kuat

Pemimpin kuat adalah orang dengan kapasitas dan integritas kelas dunia. Mereka bisa berbicara sebanding dengan siapapun didunia. Ketika kepentingannya tidak sampai, tidak menguntungkan bagi siapa yang ia pimpin.

Pemimpin yang kuat ibarat intan. Hasil dari pembakaran tingkat tinggi, ditempa dengan tekan dahsyat sehingga unsur karbon berubah jadi intan. Intan tidak lahir dari pembakaran rendahan tanpa tekanan. Versi lain karbon pada jenis ini adalah arang.

Samurai yang tajam, berkaitan juga ditempa dalam panas tinggi, dipukul dan dipalu, di asah hingga jadilah ia sebilah pedang pemotong yang kuat dan bertepi tajam.

Setelah sekian lama dijajah, Indonesia merdeka melalui tangan tokoh besar. Muhammad Natsir, Ir Soekarno, Hatta adalah tokoh yang lahir pada masa hard time Nya Indonesia.

Mungkin diantara kita ada yang kenal Jengis Khan. Raja besar bangsa Mongol yang kekuatannya hampir saja mengobrak-abrik imperium Kekhalifahan Islam.

Tahukah kita bagaimana Jengis Khan tertempa hingga ia mampu memimpin seluruh suku di Mongol dan mengekspansi bangsa lain.

Jengis kecil adalah orang yang diburu banyak orang. Semua suku bahkan sukunya sendiri memburu Jengis untuk dibunuh. Dia diikat dan ditunggu sampai setinggi roda untuk dibunuh.

Namun Jengis tidak mati disitu. Dia lari namun tetap terus di kejar. Hidup di Alam liar dan diburu selama 40 tahun. Dia tertempa menjadi tidak takut dengan Alam. Bahkan tidak takut dengan apa yang paling ditakuti oleh orang Mongol. Apa itu, dan itu salah petir.

Tidak takut kepada petir menjadikan semua orang takut padanya. Sehingga dia menjadi pemimpin bagi semua suku yang ada di Mongol, bahkan menjadi raja besar yang terkenal kejam.

Nah maka wajar setelah 70 tahun lebih Indonesia merdeka. Pemimpin yang lahir mulai lemah. Terbuai dengan janji-janji manis dan euforia merdeka, lupa membangun bangsa.

Hasilnya Pemerintahan sekarang yang bisa dikatakan dipimpin oleh karakter lemah. Ini terciri dari banyaknya masalah yang bermunculan. Masalah semua itu adalah masa sulit. Masa yang akan menempa pemimpin kuat lainnya.

Masa itu akan terus berputar, dan bergilir melahirkan pemimpin sesuai masanya. Karakter akan terbentuk. Masalahnya adalah berapa lama lagi ? Apakah harus menunggu 40 tahun lagi seperti Jengis Khan.

No comments:

Post a Comment